Kominfo Minta Facebook Jelaskan Pencurian Data

phuceng,minyak lintah,minyak lintah CHC,mesra perkasa

Teknonisme.com – Anggota DPR akan menindaklanjuti perihal kasus penggunaan data pribadi oleh pihak Facebook Indonesia. Hal ini langsung diutarakan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Hanafi Rais. Ia mendesak pihak Facebook untuk segera melakukan ketentuan sanksi terhadap pihak ketiga yang melakukan pelanggaran perjanjian, termasuk penyalahgunaan data. Kerahasiaan dan keamanan data pengguna merupakan tanggung jawab Facebook.

Dalam agenda kasus ini, Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) mengundang Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia, Ruben Hattari dan Vice President of Public Policy Facebook Asia Pasific, Simon Milner di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/4).

“Kita sadari platform policy Facebook belum diatur secara rinci dan tegas tanpa ada perubahan yang serius terkait platform policy. Tentu ini melanggar peraturan dan kalau kasus ini dibawa ke ranah hukum, sebaiknya aturan ditegakan,” ujar Hanafi.

Sementara itu, Kementerian Kominfo melalui Direktur Jenderal Aplikasi Informatika pada Jumat (20/4) lalu, kembali mengirimkan surat kepada Facebook.

Surat yang dikirimkan sebagai jawaban surat dari Head of Data Protection, Facebook Ireland Limited tertanggal 10 April 2018 itu ditujukan untuk meminta penjelasan dan dokumen yang berkaitan dengan penyalahgunaan data pengguna Facebook Indonesia.

BACA JUGA:

Melalui surat tersebut, atas nama Pemerintah Republik Indonesia, Kementerian Kominfo, sebagaimana tertera pada siaran persnya, meminta hal-hal sebagai berikut:

  1. Konfirmasi dan penjelasan mengenai adanya informasi penyalahgunaan data pengguna Facebook yang meluas ke firma analisis lain selain Cambridge Analytica yaitu CubeYou dan Aggregate IQ.
  2. Konfirmasi dan penjelasan lebih lanjut mengenai tindakan teknis untuk membatasi akses data di Facebook, sebagaimana informasi yang telah dimuat dalam surat dari Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia tanggal 5 April 2018.
  3. Memberikan data jadwal dan/atau hasil audit atas kasus penyalahgunaan data pengguna;
  4. Memberikan data pengguna Facebook Indonesia yang terkena dampak penyalahgunaan data oleh Cambridge Analytica.

Dalam surat itu juga, Kementerian Kominfo secara tertulis meminta agar Facebook memenuhi permintaan tersebut selambat-lambatnya dalam tujuh hari kalender sejak surat dikirimkan, Kamis (19/4).

Seperti diketahui sebelumnya, Facebook dianggap terlibat atas penyalahgunaan data yang dilakukan pihak ketiga guna melakukan kampanye politik di berbagai negara, seperti kampanye pemenangan Donald Trump, Brexit, dan kampanye politik di Indonesia, yang merenggut data penggunanya sebanyak 87 juta orang.

Baca juga artikel menarik lainnya terkait Facebook atau informasi teknologi terkini lain di Teknonisme.

phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

Comments

comments

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sedang butuh pinjaman mendesak tanpa jaminan hingga 20jt?! Cek Caranya disini!