Tolak Serahkan Data, WhatsApp Diblokir




whatsapp

Pasti sebuah perusahaan yang berdomisili di suatu negara harusnya menaati peraturan di negara tersebut. Apabila tidak mungkin perusahaan tersebut akan kena sanksi yang lebih parahnya lagi akan ditutup. Hal tersebut dibuktikan oleh pihak WhatsApp yang kena blokir oleh pemerintah Brasil.

Dikutip dari tekno.kompas.com, aplikasi pesan instan WhatsApp diblokir oleh pemerintah Brasil selama kurang lebih 72 jam, terhitung sejak Senin (2/5/2016) siang waktu setempat.

enkripsi

Saat ini WhatsApp menggunakan enkripsi end to end (image : techno.okezone.com)

Hal ini disebabkan aplikasi WhatsApp menolak untuk memberikan data para penggunanya kepada pemerintah negara Brasil yang ingin memakai data tersebut untuk penyelidikan tindak kriminal.

Hal ini bermula dari tahun 2013 yang lalu pemerintah Brasil berniat untuk membuka data pengguna dari aplikasi WhatsApp terkait dengan berbagai penyeledikan tindakan kriminal online. Akan tetapi karena sistem enkripsi yang telah dipakai oleh aplikasi WhatsApp membuat data-data tersebut tak dapat dibuka dari luar.

Pada akhirnya, pada persidangan yang berlangsung pada 26 April lalu itu, hakim pengadilan Brasil memutuskan untuk meminta operator seluler di negara Brasil untuk memblokir layanan pesan instan WhatsApp.

Perintah pemblokiran tersbut disampaikan langsung oleh hakim Marcel Montavao. Montavao meminta agar lima operator telekomunikasi utama di negara Brasil agar memblokir akses WhatsApp selama 72 jam.

Sedangkan untuk operator telekomunikasi yang melanggar perintah tersebut akan terancam sanksi serta denda senilai 500.000 real atau 140.000 dollar Amerika Serikat. Yang mana nilai tersebut hampir setara dengan Rp 1,8 miliar.

“Kami telah bekerja sama semaksimal mungkin. Keputusan pemblokiran yang telah diambil oleh hakim di Sergipe membuat kami merasa kecewa. Hal ini berakibat pada 100 juta orang pengguna kami di negara Brasil juga akan menanggung hukuman tersebut, hanya demi memaksa kami menyerahkan informasi yang tak pernah kami miliki,” ujar juru bicara penyedia layanan pesan instan WhatsApp.

Ini bukan pertama kalinya pesan instan WhatsApp terkena pemblokiran di Brasil. Sebelumnya WhatsApp juga telah pernah mengalami situasi serupa di negara tersebut pada Desember 2015 yang lalu.

Kasusnya hampir sama dengan sekarang ini, perusahaan tersebut menolak untuk menyerahkan data yang akan dipergunakan untuk penyeledikan kriminal sehingga pengadilan Brasil memerintahkan untuk memblokir aplikasi tersebut selama 48 jam.

Walaupun pada akhirnya perintah tersebut tak berjalan secara efektif. Masyarakat Brasil yang mengandalkan aplikasi tersebut untuk berkomunikasi justru marah serta kecewa dengan pemblokiran tersebut.

Setelah banyak rentetan kekecewaan bemunculan di media sosial, pemerintah pun akhirnya membuka kembali WhatsApp. Total durasi dari pemblokiran tersebut hanya 12 jam saja.

Comments

comments