Wednesday, 22 November 2017

Tencent Beli Pembuat “Clash of Clans” Rp 114 Triliun

Kabar mengejutkan dibuat oleh perusahaan Negeri Tirai Bambu. Pasalnya Tencent Holdings Ltd, perusahaan asal dari China dibelakang layanan pesan instan Wechat serta portal internet QQ ini, telah sepakat untuk menandatangani perjanjian untuk mengakuisi perusahaan Supercell dari pemilik sebelumnya, SoftBank senilai 8,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 144 triliun.

Seperti yang kita ketahui Supercell merupakan developer software yang berasal dari negera Filandia yang berhasil membuat game mobile yang sangat popular yakni Clash of Clans.

Dikutip dari tekno.kompas.com, dengan adanya penanaman modal tersebut, Tencent memperoleh saham mayoritas dari Supercell yakni sebesar 84,3 persen.

coc
Clash of Clans adalah game besutan dari Supercell (image : liputan6.com)

SoftBank yang mengakuisisi 51 persen saham dari Supercell pada tahun 2013 yang lalu itu tak akan memiliki kepemilikan lagi di tubuh pengembang game tersebut begitu transaksi dengan Tencent telah selesai dilakukan pada kalender kuartal III 2016.

“Kami ingin Supercell menjadi tempat terbaik di belahan bumi ini bagi semua orang-orang kreatif untuk menciptakan permainan,” ujar CEO Supercell, Ilkka Pananen dalam sebuah pernyataannya.

“Dalam saat bersamaan, kemitraan baru ini akan memberikan kami peluang bagi kami agar dapat tumbuh di China, di mana kami dapat menjangkau ratusan juta gamer lewat kanal Tencent,” imbuhnya.

Dengan adanya kerjasama ini, Supercell akan mendapat akses ke layanan pesan instan WeChat serta Mobile QQ yang dipakai oleh Tencent untuk menyalurkan bermacam-macam game mobile.

Kita ketahui bersama bahwa WeChat merupakan instant messenger yang paling popular di China yang mana pengguna aktif bulanan telah mencapai 762 juta.

Setalah diakuisisi, Supercell akan tetap berkantor di kota Helsinki, Finlandia, yang selama ini menjadi markasnya. Presiden Tencent, Martin Lau menjanjikan bahwa nantinya Supercell akan mendapatkan “semua independensi yang mereka inginkan”.

Game merupakan segmen yang gencar digarap oleh perusahaan Tencent. Tahun lalu saja, setengah dari pendapatan Tencent senilai 15 miliar dollar AS disumbang oleh game online.

Selain Supercel, Tencent juga telah mempunyai Riot Games, yang membuat game online popular, “League of Legends” yang juga merupakan pencetak uang terbesar di ranah PC gaming. Sedangkan “Clash of Clans” merupakan jawara dari dijagat mobile dalam hal ini.

Dengan mengakuisisi Supercell, Tencent diprediksi akan dapat meraih 13 persen dari pasar game global yang bernilai 100 miliar dollar AS.

“Kami sangat optimis terhadap pasar (game mobile),” kata Lau, sang presiden Tencent.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *