Sumber Serangan Ransomware WannaCry dari Korea Utara

Teknonisme.com – Serangan virus ransomware WannaCry yang terjadi pada awal tahun lalu, hampir melumpuhkan setiap sistem informasi di dunia. Bahkan, 300 kantor dokter di Inggris dilumpuhkan oleh serangan siber tersebut.

Akibat serangan ransomware WannaCry tersebut, Inggris langsung melakukan penyelidikan sumber serangan itu. Serangan tersebut, menurut Menteri Keamanan Inggris Ben Wallace, berasal dari Korea Utara. Ia mengatakan hal itu karena diyakini ada negara asing yang berada di balik serangan siber tersebut.

Dalam sebuah wawancara di stasiun radio BBC, Ben Wallace mengatakan, “Korea Utara adalah negara bagian yang kami percaya terlibat dalam serangan siber di seluruh dunia, khususnya sistem kami,” ujarnya, seperti dilansir Ubergizmo, Senin (30/10).

Wallace menolak menyebutkan dengan detail hasil investigasi yang tim intelijennya lakukan. Ia hanya mengatakan dengan yakin bahwa Korea Utara sangat terlibat dalam penyebaran ransomware WannaCry tersebut.

Dia juga menambahkan, keterlibatan Korea Utara dalam serangan siber itu telah diketahui secara luas oleh masyarakat dan beberapa negara.

Pernyataan Wallace seirama dengan ungkapan Presiden Microsoft Brad Smith di awal bulan ini. Brad Smith berujar, “Saya rasa saat ini, semua pengamat tahu bahwa Korea Utara terlibat atas serangan ransomware WannaCry ini. Itu karena Korea Utara menggunakan alat cyber yang dicuri dari Badan Keamanan Nasional Amera Serikat.”

Bagi Korea Utara, hal ini bukanlah pertama kalinya dituduh berada di balik layar serangan cyber dunia. Meski demikian, pada bulan Mei lalu, negara tersebut mengatakan “konyol” jika Pyongyang berada di balik serangan ransomware WannaCry.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *