Sosok Suzanne Lenglen di Google Doodle

Google Doodle seperti biasanya selalu dihiasi dengan gambar maupun animasi mengenai sosok maupun peristiwa penting pada hari tertentu. Pada hari Selasa (24/05/2016) laman pencarian Google memajang animasi Suzanne Langlen.

Dikutip dari tekno.liputan6.com, dalam laman pencariannya, Google menampilkan Lenglen dalam sebuah animasi singkat ketika dia sedang bermain tenis. Latar belakangnya sendiri menampilkan sebuah lapangan tenis yang dihiasi dengan tulisan Google.

tenis
Sosok Suzanne Lenglen dapat dikatan sebagai legenda tenis wanita (image : edition.cnn.com)

Hadirnya Lenglen ini pada mesin pencarian Google sendiri merupakan peringatan kelahiran dari wanita berkebangsaan Perancis tersebut. Bila Langlen masih hidup, maka saat ini dia sudah berumur 117 tahun. Lantas siapa sebenarnya Suzane Langlen sebenarnya?

Bagi yang belum mengetahui sosok wanita ini, Lenglen merupakan slaah satu pemain tenis wanita paling berpengaruh jauh sebelum lahirnya Serena Williams maupun Maria Sharapova.

Sepanjang kariernya dari 1914 hingga 1926, Lenglen telah berhasil mengoleksi 31 gelar juara serta mendominasi dunia tenis wanita pada era tersebut. Tak hanya itu, atlet tersebut juga disebut-sebut menjadi petenis selebritas wanita pertama.

Bahkan, dengan sikapnya tersebut dia berhasil memecahkan kekakuan dunia olahraga kala itu. Google dalam keterangannya menuturkan bahwa Lenglen berhasil untuk mendobrak batas memalui gaya permainannya, pakaian yang biasa, dan juga sikap terbuka terhadap formalitas olahraga.

Pada tahun 1925, Lenglen juga sempat membintangi sebuah film paling awal mengenai cara bermain tenis. Dalam film yang berjudul How I Play Tennis itu adalah sebuah film yang memberikan tips mengenai cara memegang raket dan juga memukul bola.

Akan tetapi disayangkan, karier Lenglen terhenti karena penyakit yang dideritanya. Pada tahun 1938, Lenglen didiagnosa mengidap penyakit leukimia serta tiga minggu kemudian dia kehilangan penglihatannya.

Sejak saat itu, kondisi Lenglen menjadi tak sehat serta cepat lelah. Dengan penyakit yang begitu mematikan tersebut Lenglen berusaha untuk pulih. Akan tetapi Tuhan berkehendak lain, Lenglen akhirnya meninggal karena penyakit anemia pernisiosa pada tanggal 4 Juli 1938.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *