Ruby Alamsyah -Ahli Forensik Digital-

gambar dari umm.ac.id

 

Kita yang sudah sering menonton televisi pasti tidak asing dengan Roy Suryo, pakar telematika Indonesia. Namun, ada satu orang yang merupakan ahli dalam bidang forensik digital.

Seorang “detektif” digital, yang lahir di Jakarta, 23 November 1974 dengan nama lengkap Ruby Zukri Alamsyah.

Ia merupakan orang Indonesia pertama yang menjadi anggota International High Technology Crime Investigation Association.

Pria lulusan S2 di Universitas Indonesia ini pernah menangani beberapa kasus terkenal antara lain kasus pembunuhan Alda Risma, kasus Munir, dan kasus penggelapan pajak.

Berawal dari Gaming

Sejak kelas 6 SD, Ruby sudah mulai berkenalan dengan komputer. Meskipun pada awalnya ia hanya menggunakan komputer untuk bemain game yang akhirnya menjadi hobi. Namun lama – lama ia menjadi berkeinginan untuk membuat program game buatan sendiri.

Setiap liburan kenaikan kelas SMA, Ruby menekuni kursus komputer. Dari hobinya main game, melalui kursus komputer ini ia belajar tentang aplikasi, sistem operasi dan jaringan komputer.

Selama masa belajar komputer, Ruby merasa bahwa dunia usaha di Indonesia belum memberikan perhatian dan apresiasi yang cukup kepada para pekerja TI. Pada tahun 2003, ia melakukan riset untuk mencari tahu profesi di bidang apa yang memungkinkna pendapatan tanpa batas. Ia berhasil menemukan profesi di bidang hukum yang bayarannya tinggi. Berawal dari situlah Ruby menekuni profesi bidang hukum yang berkaitan dengan teknologi informasi komputer.

Bidang yang dimaksud di atas adalah digital forensic . Ia merasa bidang ini akan dibutuhkan Indonesia di masa mendatang sehingga pada tahun 2003 hingga 2006 ia menekuni ilmu digital forensic . Dari proses belajarnya, ia mendapatkan sertifikasi internasional setelah mengikuti training.

Menurutnya, ilmu digital forensic sebenarnya tidak sulit tetapi butuh pengalaman supaya dapat memberikan hasil terbaik dalam menangani suatu kasus. Ia menambahkan bahwa setiap kasus membutuhkan penanganan yang berbeda – beda seperti sistem operasi, software, hardware, aplikasi, jaringan dan sistem keamanan digital.

Selalu disertai Do’a

Setiap menangani kasus, Ruby mengaku selalu menyertai dengan do’a supaya diberi kemudahan dan keselamatan dari Tuhan YME. Terutama saat ia menjadi saksi ahli dalam pengadilan. Ia menekankan bahwa yang dilakukannya berdasarkan ilmu pengetahuan dan fakta yang dapat dibuktikan secara ilmiah, bukan kepentingan pribadi.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *