Pasca-permintaan Blokir Google, ICMI Minta Situs Webnya Ditutup

Nama Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) sempat menjadi buah bibir dikalangan dunia maya. Hal ini karena salah satu Sekjennya yakni Jafar Hafsah, memberikan komentar untuk memblokir Google serta YouTube karena dinilai membantu penyebaran konten yang negatif.

Dikutip dari tekno.kompas.com, meski wacana pemblokiran tersebut dibantah keras oleh Ketua serta Wakil Ketua ICMI, pernyataan dari Jafar tak anyal mengundang beragam reaksi, dari ulah iseng hacker yang lantas menyusup dan menuliskan beberapa baris teks pada website  ICMI.

website icmi
Tampilan wabsite resmi ICMI setelah di serang hacker (image : tekno.kompas.com
)

Pada hari Senin (13/6/2016) situs resmi dari ICMI tak dapat untuk diakses. Laman beranda yang berlamat www.icmi.or.id hanya menampilkan sebuah teks yang berbunyi “This account Has Been Suspended.”

Seorang sumber mengatakan bahwa pihak Pasific Internet Hosting (PT Jasa Jejaring Wasantara) selaku pengelola dari hosting situs resmi ICMI secara sengaja memang nenutup akses ke situs tersebut.

Berdasarkan penuturan sang sumber, penutupan akses memang diminta oleh pihak ICMI sendiri melalui Ketua Tim media Center ICMI Andi Irman. Hal ini disebabkan oleh tindak peretasan yang telah dilakukan hacker semakin parah sehingga ICMI memutuskan untuk menutup situs agar tidak dirusak lebih lanjut.

“Tadinya hanya disisipi oleh pesan, akan tetapi kemudian ada gambar-gambar mulai diubah juga,” terang sang sumber. Dia mengaku tak mengetahui metode serangan apa yang dipakai oleh peretas dalam melancarkan aksinya.

Situs website ICMI, lanjutnya sudah ditutup mulai Jumat (10/6/2016) pekan lalu. Saat dihubungi secara terpisah, Andi Irman membenarkan bahwa pihak dari ICMI memang sengaja untuk menutup akses ke website resminya lantaran ada hacker yang telah menyusup serta mengasak-asak bentuk situs.

“Karena itu kami putuskan untuk suspend dulu. Sekalian kami juga sedang mengubah sedang mengubah tampilan serta memperbesar bandwidth,” kata Andi.

Menurut dia, kapasitas bandwidth dari situs ICMI yang hanya 2 GB dinilai sudah tak lagi mencukupi ketika diakses oleh banyak pengunjung secara sekaligus minggu lalu. Situs ICMI direncanakan akan dapat lagi diakses kembali pada hari Jumat pekan ini.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *