Mengamankan Jaringan Wi-Fi dengan Enkripsi




Jika anda sudah jenuh dengan mitos – mitos seputar keamanan Wi-Fi yang ternyata cuma abal – abal. Berikut ini salah satu cara terbaik untuk mengamankan jaringan Wi-Fi anda, yaitu dengan menggunakan enkripsi.

Enkripsi adalah proses mengolah data – data yang melintasi jaringan anda. Ini merupakan cara yang cukup kuat untuk mencegah “penguping” mengakses data penting milik anda. Meskipun mereka dapat menyelinap dan memperoleh salinan transmisi data, mereka tidak akan dapat membaca informasi tersebut, memperoleh password anda ataupun meretas akun anda kecuali mereka punya kunci enkripsi.

Terdapat beberapa macam enkripsi yang dapat anda gunakan. Wired Equivalent Privacy menyediakan pengamanan terbaik pada tahun – tahun awal adanya Wi-Fi. Namun, dewasa ini, enkripsi WEP dapat diretas hanya dalam hitungan menit. Jika WEP merupakan satu – satunya pengaman yang disediakan router anda, maka sudah saatnya anda mengupgrade ke pengamanan terbaru.

Wi-Fi Protected Access (WPA) mungkin bisa menjadi opsi abgi anda. Sayangnya protokol kemanannya memiliki beberapa masalah. Tapi masalah tersebut sudah berkurang di WPA2. Jika perangkat anda cukup kuat, anda mungkin dapat mengupgrade keamanan Wi-Fi anda ke WPA2.

WPA maupun WPA2 memiliki 2 mode berbeda.

1. Mode Personal (Pre-Shared Key)

Mode ini didesain untuk digunakan di rumah dan mudah untuk di buat. Anda hanya perlu membuat password untuk router anda dan kemudian memasukkan password untuk tiap komputer atau perangkat yang akan menggunakan jaringan anda. Selama anda menggunakan password yang kuat, misalnya panjangnya 13 digit dengan campuran antara huruf kapital, kecil dan angka, atau bahkan simbol, anda akan mendapatkan keamanan untuk jaringan Wi-Fi anda. Jangan menggunakan kata – kata dalam kamus atau hal yang berhubungan dengan informasi pribadi anda, seperti nama hewan peliharaan, nama anggota keluarga atau tanggal lahir anda.

Router anda mungkin akan menambahkan fitur Wi-Fi Protected Setup (WPS) yang memungkinkan anda untuk menghubungkan perangkat ke jaringan Wi-Fi anda yang sudah diproteksi WPA2. Kelemahannya adalah WPS membuat kemanan lemah terhadap serangan brute-force untuk memecahkan password. Jika anda benar – benar membutuhkan keamanan, sebaiknya anda menon aktifkan fitur WPS.

2. Mode Enterprise

Disebut juga RADIUS (Remote Authentication Dial In User Server). Mode ini cocok bagi anda yang memiliki jaringan Wi-Fi di perkantoran atau sebuah organisasi. Enterprise menyediakan keamanana WPA dengan tingkat yang lebih tinggi, tapi membutuhkan server RADIUS atau layanan hosting RADIUS.

Sekarang ini mungkin anda akan mempertimbangkan kemananan Wi-Fi anda.

Semoga bermanfaat, Salam Teknonisme!

 

Comments

comments