Wednesday, 22 November 2017

Luncurkan Fitur Live Content, Aplikasi Yogrt Targetkan 20 Juta Pengguna

Yogrt, sebuah wadah social discovery berbasis lokasi, memperkenalkan fitur terbarunya ‘Live Content’ pada 6 April 2017 kemarin. Fitur ‘Live Content’ ini memungkinkan penggunanya untuk menyiarkan konten-konten videonya secara langsung untuk memperkaya hiburan dan interaksi para pengguna.

Proses pengecekan yang ketat dilakukan di semua aspek video live, dari mulai sisi talent hingga konten, untuk memastikan konten yang dihasilkan adalah konten yang berkualitas, sesuai, dan aman.

“Para pengguna sosial media di masa ini tahu apa yang mereka inginkan dari semua media yang bersifat real time. Hal ini mencakup kemudahan bernavigasi, tampilan yang bersahabat, dan konten yang menarik,” ungkap Jason Lim, co-Founder of Yogrt, di Jakarta pada Kamis (06/04/2017).

Jason menjelaskan, lewat sistem Live Content yang ‘berfokus pada anak-anak muda berbakat’, Yogrt menawarkan konten yang lebih menyenangkan dan aman, yang dapat memaksimalkan pengalaman para pengguna ketika mengaksesnya.

Lebih lanjut, Jason menuturkan lewat fitur Live Content, Yogrt berencana memberdayakan 10,000 anak muda Indonesia untuk menunjukkan bakat mereka secara meluas. Yogrt berencana berkolaborasi dengan partner-partner potensial dan universitas lewat aktivitas pencarian bakat di beberapa kota di Indonesia.

“Contoh kategori yang akan ada di fitur Live Content akan  meliputi menyanyi, menari, stand-up comedy, fashion/ make up, reportase acara, olahraga, wisata, dan lainnya,” ucap Jason.

Sebagai wadah social discovery egaliter berbasis lokasi yang berkembang pesat dan hanya tersedia untuk pasar Indonesia, Yogrt telah memiliki 5 juta pengguna. Yogrt menyentuh segmen yang bertumbuh pesat, yakni kalangan umur 18-30 tahun di kota-kota di Indonesia. Saat ini, Yogrt sudah digunakan di lebih dari 80 kota, dari Banda Aceh hingga Jayapura.

“Yogrt menawarkan kesempatan yang sama kepada para penggunanya untuk terhubung, terdengar, dan berteman dengan para pengguna lainnya tanpa harus memiliki follower atau melewati proses menerima permintaan berteman. Sehingga pengguna akan mudah untuk saling berbagi dan mendapatkan informasi relevan di luar lingkar pertemanan mereka saat ini, menambah wawasan, dan terekspos pada banyak kesempatan. Inilah mengapa kami sudah mendapatkan 5 juta pengguna dan berencana untuk mendapatkan 20 juta pengguna di tahun 2018,” tambah Jason.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *