Kursi Anti Kantuk Karya Mahasiswa Ini Dipuji Jusuf Kalla

Teknonisme.com – Tak jarang kita pasti sering mengantuk saat sedang jam mata kuliah berlangsung, mendengarkan teori-teori yang dijelaskan oleh dosen juga terkadang membuat kita mengantuk.

Tentu jika ada kursi anti kantuk akan sangat membantu kita saat sedang menimba ilmu, bekerja, dan mungkin untuk hal-hal lainnya, seperti untuk sopir-sopir, di mana seringkali penyebab kecelakaan terjadi karena sang sopir mengantuk.

Berangkat dari keresahan tersebut, tiga orang mahasiswa Universitas Brawijaya Malang, yakni Wahyu Tasry Naufal, Asri Anjasari, dan Prayoga Bintang Primawan menciptakan sebuah kursi yang dapat meningkatkan fokus kita agar tidak mengantuk. Kursi ini mereka namakan “Alakantuk”.

Alakantuk merupakan inovasi berupa alas duduk yang mampu meningkatkan denyut jantung manusia melalui getaran. “Ketika bergetar maka detak jantung meningkat, aliran darah juga meningkat sehingga jadi lebih fokus,” terang Prayoga, mahasiswa jurusan Teknik Mesin yang juga menciptakan Alakantuk tersebut, seperti yang dilansir dari laman UB.

BACA JUGA:

Cara kerja Alakantuk, yaitu berawal dari sensor detak jantung yang terpasang di pergelangan tangan. Sensor itu akan membaca denyut dan ketika detak jantung di bawah angka normal, maka alas duduk langsung menciptakan getaran yang memicu detak jantung kembali meningkat, sehingga akan meningkatkan fokus kembali.

Mendengar hal ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengusulkan agar hal ini di terapkan pada gedung DPR, di mana kita seringkali melihat foto-foto dan video para legislatif tersebut mengantuk saat sedang mengikuti rapat.

Kini penemuan tiga mahasiswa Universitas Brawijaya tersebut sedang dalam proses hak paten dan perbaikan desain, “Kami masih akan melakukan pengujian lebih lanjut dan masih memperbaiki desainnya,” kata anggota tim lain Asri.

Baca juga artikel menarik lainnya terkait inovasi teknologi terbaru lainnya di Teknonisme.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *