Jejak Lautan Purba di Planet Ceres Ditemukan

Teknonisme.com – Misi Dawn NASA telah menemukan apa yang mereka sebut sebagai sisa-sisa lautan purba di permukaan Ceres. Ceres ialah sebuah planet kecil yang juga merupakan objek terbesar di belt asteroid.

Laporan NASA mencatat, keberadaan air yang kaya mineral menyebabkan adanya samudera besar di planet kecil itu. Dan NASA kini memprediksi telah menemukan jawabannya.

Peneliti percaya bahwa laut purba Ceres telah membeku dan dipadatkan di kerak bumi, dan tetap seperti selama lebih dari empat miliar tahun. Namun muncul tanda-tanda kemungkinan ada cairan dibawah permukaan.

Misi Dawan telah menemukan kerak luar Ceres mengandung bahan terhidrasi, termasuk es dan garam. Laporan menyebutkan bahwa kerak itu sebagai representasi dari lautan purba.

Penelitian menemukan bahwa ada lapisan lunak yang mudah berubah bentuk tepat dibawah permukaan yang dingin. NASA mengatakan bahwa hal itu merupakan tanda yang sisa dari laut yang berair.

Namun NASA masih ragu untuk melakukan pendaratan di planet Ceres dan benar-benar mengumpulkan sampel fisik karena mereka khawatir hal itu bisa menyebabkan kontaminasi dari Bumi. Ini juga salah satu alasan mengapa agennya tak mendarat di Titan dan menabrak Cassini ke Saturnus.

Peneliti memanfaatkan data dari Dawn untuk memperkirakan komposisi Ceres dan struktur di dalamnya. Data dikumpulkan menggunakan Deep Space Network NASA yang mempelajari interaksi Dawn dengan planet Ceres saat mengorbit di sekitarnya mengalami sedikit perubahan.

“Ceres memiliki limpahan anomali gravitasi yang terkait dengan fitur geologi yang luar biasa,” kata Anton Ermakov, seorang peneliti postdoctoral di JPL, yang dilansir dari IB Times, 30 Oktober 2017.

Studi lain yang dipimpin oleh peneliti Harvard University, Roger Fu, mempelajari kekuatan kerak Ceres dan topografi interior yang dalam. Laporan tersebut menyebutkan bagaimana permukaan batu yang padat akan menetap dan tidak berubah selama miliaran tahun, namun permukaan yang dingin akan berubah secara signifikan dari waktu ke waktu. Peneliti juga sedang mencari perubahan seperti itu pada permukaannya.

Tim Fu mampu memetakan aliran kerak bumi planet Ceres yang mengandung es, garam, batu dan senyawa yang disebut clathrate hydrate, yakni sebuah sangkar molekul air yang mengelilingi molekul gas.

Hal ini diyakini sampai 1.000 kali lebih kuat dibanding es, meski memiliki kerapatan yang sama persis. Ini juga menyebabkan para peneliti untuk sampai pada kesimpulan bahwa teori lama seputar cairan air yang masih ada di atas batu karang, pada kenyataannya, menahan air.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *