Internet Sehat Sabet Penghargaan WSIS Champion

Tim pakat World Summit on the Information Society (WSIS) yang mana diberi mandat oleh PBB memutuskan 5 pemenang, yang akan menyabet “WSIS Prize Champion” pada setiap kategori dari ajang tahunan penghargaan WSIS-PBB.

Dikutip dari tekno.liputan6.com, keputusan tersebut dimulai dengan menyaring 404 inisiatif pada bidang teknologi informatif serta komunikasi (TIK) dari berbagi lembaga di dunia, yang dilanjutkan dengan menghitung 245 ribu suara yang telah masuk secara online dari komunitas WSIS global.

internet sehat
Salah satu kategori WSIS (wawasancerdas.blogspot.com)

Yang puncaknya adalah tim pakar tersebut melakukan review secara komprehensif. Internet Sehat yang diinisiasi ICT Wacth sejak 2002, masuk di dalam daftar pilihan tim pakar PBB untuk menyabet penghargaan pada kategori “ethical dimension”.

Perlu kita ketahui bersama bahwa Internet Sehat merupakan inisiatif yang berasal dari Indonesia yang meraih penghargaan “champion” ini.

Hal utama di dalam pertimbangan penentuan pemenang WSIS 2016 kali ini adalah relevansi inisiatif pada WSIS Action Lines yang tertuang pada dokumen Geneva Plan of Action, dampak positif yang diberikan pada komunitas, dan juga erat berkaitan dengan pembangunan dunia yang dirumuskan di dalam Sustainable Development Goals (SDG).

Dari kesemua WSIS Prize 2016 Champion, Internet Sehat menjadi perwakilan inisiatif dari civil society organization (CSO) yang jumlahnya hanya 10% saja. Sementara latar belakang champion lainnya adalah 61% dari sektor pemerintah, 10% dari sektor bisnis, 5% dari organisasi internasional, sementara sisanya dari sektor lainnya.

Donny BU, Executive Director ICT Wacth berpendapat tentang penghargaan ini, “Saya pinginnya sih makin banyak inisiatif-inisiatif berasal dari Indonesia yang dapat dikompetisikan di ajang global seperti WSIS-PBB tersebut.

Bukan soal cari menangnya, melainkan agar kian banyak yang menyuarakan ICT Indonesia ke luar, agar orang luar dapat tahu serta belajar tentang Indonesia.”

Donny pun berujar,”Juga agar orang Indonesia dapat pengalaman berkompetisi dengan siapa pun dari negara lain juga. Ini kan bukti bahwa inisiatif dari rakyat sekecil serta sesederhana apa pun bermula, kalau ditelateni, Insya Allah ada manfaatnya kok buat masyarakat.”

ICT Wacth sendiri bukan satu-satunya perwakilan dari Indonesia yang masuk ke dalam nominasi penghargaan WSIS. Masih ada inisiatif dua inisiatif yang berasal dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, yakni Indonesia ICT Volunteer serta i-CAKAP.

Dimulai sejak tahun 2012 yang lalu, penghargaan WSIS ini dilaksanakan setiap tahunnya oleh PBB. Terdapat 18 ketegori yang dapat diikuti oleh multistakeholder (pemerinta, swasta, organisasi masyarakat sipil, akademisi serta komunitas teknis) dari belahan di dunia.

Penghargaan ini adalah pengakuan global tentang peran serta inisiatif dari-oleh-untuk rakyat, hal ini seperti dicontohkan oleh Internet Sehat, yang turut membangun masyarakat TIK bersama dengan pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya.

Penentuan kemenangan dilakukan dengan melalui 5 tahapan, yakni pendaftaran, penentuan nominator oleh pakar, pemungutan suara secara global, penentuan pemenang champion per kategori, serta penentuan pemenang utama (winner) per kategori.

Pada awal Mei 2016 mendatang penghargaan bagi para champion serta winner akan digelar saat sidang Forum WSIS PBB di Jenewa.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *