Inilah Akuisisi Terbesar Dunia Teknologi di Minggu Depan

Teknonisme.com – Pembuat chipset komunikasi, Broadcom Ltd berencana mengungkap tawaran untuk pemasok chipset smartphone terkemuka Qualcomm Inc pada pekan mendatang.

Berdasarkan tiga sumber yang dilansir dari Gadgets Now, Sabtu (4/11), perusahaan tersebut berusaha mengakuisisi Qualcomm Inc dengan nilai tawaran USD 200 miliar, dan akan menjadikannya akuisisi terbesar dalam sejarah teknologi.

Keduanya, yang merupakan pembuat chipset ponsel terbesar, berencana untuk mengalahkan pasar Intel Corp, yang mulai melakukan diversifikasi dari teknologi komputer ke teknologi smarthphone.

Nilai penawaran yang ditawarkan Broadcom masih belum ditentukan. Namun, salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan, mengatakan Broadcom sedang menimbang angka USD 70-80 miliar per sahamnya, sedangkan Qualcomm akan mendapatkan USD 103 miliar per sahamnya.

Qualcomm juga dilaporkan belum melihat rincian tawaran Broadcom, dan masih belum pasti Qualcomm akan menerima kesepatakan tersebut..

“Ini langkah cerdas, dengan ini Broadcom akan menjadi perusahaan teknologi raksasa,” ujar Daniel Ives, seorang Analis dari GBH Insight, dikutip dari Gadgets Now.

Namun, hingga kini keduanya, baik Qualcomm maupun Broadcom, masih enggan memberikan komentar terkait hal itu.

Tawaran itu datang setelah Broadcom berencana memindahkan kantor pusatnya ke Amerika Serikat dari Singapura. Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan komentar terkait hal tersebut, setelah CEO Broadcom Hock Tan memuji upaya pajak Republik yang ingin diterapkan Trump, di sebuah acara di Gedung Putih, Kamis (2/11).

Akuisisi ini akan menjadi langkah paling ambisius dari Tan, setelah dalam satu dekade terakhir ia sukses membuat chipset kecil yang diproduksi Broadcom menjadi perusahaan senilai USD 100 miliar.

Proposal itu sendiri muncul setelah Qualcomm berusaha menutup akuisisi 38 juta dolar yang ditangguhkan dari NXP Semiconductors NV. NXP sendiri merupakan sebuah perusahaan chipset terbesar untuk kendaraan dan berkembang menjadi teknologi swakemudi. Bahkan, Broadcom juga dilaporkan terbuka untuk mengakuisisi NXP.

Menurut Reuters, saat ini Qualcomm masih mempertimbangkan pembelian NXP, setelah Elliot Management Corp membeli saham besar NXP, yang membuat Qualcomm harus mengakuisisi dengan nilai yang lebih besar.

Perlu diketahui, Qualcomm merupakan pelopor awal chip ponsel, pemasok chip modern ke produsen ponsel, seperti Apple, Samsung, dan LG yang membantu ponsel terhubung ke jaringan data nirkabel. Broadcom juga pemasok utama bagi banyak perusahaan yang sama untuk chip Wi-Fi.

Namun, chipset Wi-Fi Broadcom pada dasarnya adalah komoditas yang memiliki harga jauh lebih rendah dari chip modern. Satu-satunya pemasok chip high-end lainnya adalah Intel Corp, yang memasok sekitar setengah dari chipset modern di iPhone Apple.

Dengan demikian, apabila akuisisi Broadcom atas Qualcomm berhasil, maka Broadcom akan memiliki  lini bisnis yang lebih menguntungkan di pasar ponsel dunia.

Terlebih lagi saat ini, Qualcomm tengah menghadapi pertarungan hukum multinasional dengan Apple Inc atas persyaratan lisensi Qualcomm kepada Apple. Dan saat ini, Apple tengah mempertimbangkan untuk melepas chipset Qualcomm dari ponselnya.

Hal itu dikarenakan, Qualcomm tidak hanya menjual chip, tapi juga lisensi portfolio paten teknologi miliknya. Itu membuat Apple dan Samsung yang menggunakan chipset Qualcomm harus merogoh kocek lebih dalam lagi.

Itulah yang membuat Apple keberatan dengan persyaratan yang diterapkan Qualcomm. Namun, Apple memiliki kedekatan khusus dengan Broadcom dibanding dengan Qualcomm. Dengan demikian, jika Broadcom berhasil mengakuisisi Qualcomm dan merubah perizinan patennya, akan berdampak luas pada industri telepon seluler ke depannya.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *