Wednesday, 22 November 2017

iMessage Apple Disebut Contek WeChat

Perusahaan Apple membawa angin segar pada sistem operasi terbarunya iOS 10. Dan salah satu komponen yang diupgrade adalah iMessage. Aplikasi bawaan untuk chatting tersebut sekarang ini telah mempunyai fitur-fitur yang hampir mirip dengan layanan lain seperti halnya Wechat, WhatsApp, serta Facebook Messenger.

Dikutip dari tribunnews.com, sebagai contoh WeChat yag mana adalah sebuah layanan chatting yang sangat dominan di China yang telah punya fitur game, shopping serta pembayaran online. Fitur-fitur seperti itu juga dapat ditemukan pada iMessage yang teranyar.

wechat
iMessage dituduh meniru fitur dari WeChat (image : cosmeticschinaagency.com)

Apple juga menanamkan App Store khusus bagi iMessage yang berpotensi memberikan pengalaman in-app. Yang initinya, pengguna dapat mencoba beragam aplikasi serta melakukan banyak hal hanya lewat satu aplikasi iMessage saja.

Mengirim uang serta belanja sekarang ini sudah dapat menggunakan iMessage. Dengan fitur terbaru ini pengguna dapat mengirim uang tanpa beralih ke aplikasi lain. Hal ini dimungkinkan adanya kerja sama dengan aplikasi pembayaran online pihak ketiga semacam Square.

Walaupun begitu, saat ini pembayaran online di Indonesia masih belum populer. Namun masyarakat Indonesia juga belum dapat menikmati fitur baru ini secara luwes.

Hal ini yang menjadi kekuatan baru dari iMesage dari iOS 10 ini adalah akses e-commerce. Dengan kerja sama bersama DoorDash, saat ini pengguna sudah dapat memesan makanan menggunakan iMessage tanpa harus lagi membuka aplikasi DoorDash.

Ada pula stiker-stiker lucu yang tersedia di dalam iMessage. Kemampuan lain dari iMessage yang cukup menarik ialah pengguna dapat memutar video dari YouTube maupun mendengarkan lagu dari Apple Music tanpa harus meninggalkan aplikasi iMessage ini.

Hampir semua fitur itu telah lama menjadi andalan dari aplikasi lain seperti Line, Facebook Messenger, serta layanan chatting populer lainnya.

Namun ada satu hal yang membedakan iMessage dari layanan chatting lain adalah eksklusivitas. Apple belum mau untuk membuka akses iMessage untuk semua orang seperti halnya yang dilakukan oleh BlackBerry atas BBM beberapa tahun yang lalu.

Sebelumya sempat beredar kabar bahwa iMessage ini akan terbuka bagi Android, akan tetapi hal tersebut hanya isu yang telah terbantahkan.

Walaupun telah diperkenalkan, iOS 10 belum dapat dinikmati masyarakat luas. Bagi pengembang, Apple membuat versi developer preview iOS 10 disini. Pengembang akan dikenakan biaya 99 dollar AS atau setara dengan Rp 1,33 juta pertahun.

Sementara itu, versi beta untuk publik dibuka pada Juli mendatang. Finalisasinya akan ditargekan rilis pada akhir tahun ini untuk pemilik iPhone 5 ke atas.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *