Ilmuwan Jepang Bikin E-Skin, Bikin Manusia Bak Ponsel Pintar

Semakin perkembangnya dunia teknologi, sepertinya hal yang mustahil dilakukan sekarang sudah tak lagi mustahil dilakukan. Baru-baru ini ilmuan dari negari Sakura menciptakan sebuah kulit berteknologi tinggi.

Dikutip dari tekno.tempo.co, para ilmuan yang berasal dari negari Sakura telah menciptakan E-Skin, yang mana sebuah ‘kulit elektronik’ menakjubkan yang dapat menjadikan manusia bagaikan sebuaah ponsel pintar berjalan saja.

professor Takao Someya
Pemimpin tim penelitian Profesor Takao Someya dari Universitas Tokyo (image : jst.go.jp)

Dengan menempatkan kulit tipis elektronik ini ke tubuh kita, dengan begitu kita dapat memantau detak jantung serta kesehatan umum pada diri kita. Bahkan, kulit tersebut dapat membantu kita untuk meninggalkan aplikasi latihan serta kebugaran yang tak relevan.

Pemimpin tim penelitian Professor Takao Someya dari Universitas Tokyo menyebut temuan bisa dipergunakan di masa depan agar dapat memonitor kadar oksigen dalam tubuh, denyut jantung bahkan kinerja tubuh secara keseluruhan.

Dia bersama-sama dengan rekan-rekannya menggambarkan E-Skin sebagai pelunding yang ultra-tipis dan juga ultra-fleksibel.

“Apa jadinya dunia jika kita mempunyai sebuah alat yang dpaat melacak tubuh kita, atau bahkan menunjukkan emosi maupun tingkat kesulitan serta kegelisan kita?’ kata Profesor Someya.

“Selain tak harus membawa perangkat dengan kita setiap saat, mereka mungkin menigkatkan cara kita berinteraksi dengan orang-orang di sekitar kita maupun menambahkan dimensi baru bagaimana harusnya kita berkomunikasi,” imbuh Profesor Someya.

Para peneliti menggunakan polimer light-emiting diode (OLED) serta photodetectors organik (OPDS) yang cukup tipis agar lapisan tersebut dapat menempel pada kulit bahkan akan fleksibel untuk mendeteksi serta merespon setiap gerakan tubuh dari penggunanya.

Untuk melindungi semua peralatan penting dan super canggih ini, peneliti menggunakan sebuah pelindung berkualitas tinggi, yang tebalnya kurang dari dua mikrometer serta dibuat oleh lapisan anorganik (oxynitride silicon) dan organik (parylene).

Pada saat ini, sebagian besar E-Skin hanya dapat dipergunakan untuk waktu beberapa jam saja, akan tetapi para ilmuan pengembang dari E-Skin ini bertekad akan segara memperbaiki serta meningkatkan kualitas temuan mereka ini.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *