Wednesday, 22 November 2017

Hazardlamp Untuk Motor Anda Penghobi Touring

Touring kendaraan menjadi salah satu hobi yang menyenangkan tidak hanya bagi kaum lelaki, karena touring ada juga yang diikuti oleh kaum wanita. Seiring perkembangan teknologi otomotif sekarang ini, banyak jenis kendaraan komersial yang kini berada di jalanan khususnya sepeda motor yang membentuk klub-klub motor.

Mulai dari motor gede, motor klasik hingga motor matic kini semakin banyak membentuk klub dan mengagendakan kopdar dan touring antar daerah untuk menjalin silaturahmi atau sekedar menjajal kemampuan motornya.

Untuk menunjang hobi touring ini, para bikers biasanya melengkapi motornya dengan berbagai variasi mulai dari variasi yang berguna untuk safety ridding sampai yang hanya bersifat aksesoris, seperti misalnya handguard, dan hazardlamp untuk safety ridding.

Pada motor pabrikan komersial, umumnya tidak dilengkapi dengan hazardlamp, karena kegunaannya tidak begitu penting ketika kita berkendara biasa atau perjalanan sehari-hari. Hazardlamp ini biasanya terpasang pada kendaraan roda empat dan dinyalakan dalam kondisi tertentu sebagai kode kepada pengendara lain.

Kode lampu hazard menyala memberikan tanda bahwa pengendara disekitar harus mengurangi kecepatan dan agak menjaga jarak dengan kendaraan yang menyalakan lampu hazard. Misalnya dalam kendaraan darurat, mobil mengalami masalah mesin atau karena cuaca buruk sehingga kendaraan tidak boleh melaju dengan kecepatan diatas rata-rata.

Pada sepeda motor, hazardlamp hanya dipasang pada beberapa pabrikan motorsport dan motor gede yang biasanya memang melakukan touring jarak jauh dan memang memerlukannya dalam keadaan-keadaan tertentu. Untuk motor Anda yang belum dilengkapi dengan lampu hazard, namun Anda hobi touring, Anda bisa memasang sendiri perangkat tambahan itu.

Pada prinsipnya lampu hazard adalah lampu sein yang menyala berkedip secara bersamaan dengan intensitas lebih cepat dari lampu sein biasanya. Tanda lampu sein menyala seperti itu sudah menjadi kode bagi para bikers atau sopir yang biasa dengan kondisi di jalanan. Lampu hazard pada motor bisa ditambahkan sendiri dengan memasangnya pada bagian depan dan belakang motor. Atau bagi yang ingin lebih praktis tanpa mengubah dan menambah, dapat dengan menyambungkan keempat lampu sein pada saklar utama dan memberikan saklar tambahan untuk menyalakan sein pada posisi hazardlamp.

Anda hanya perlu menambahkan flazher yang biasa digunakan untuk flazher mobil dan diadopsikan ke motor. Karena pada flazher motor tidak akan kuat untuk menyalakan empat lampu secara bersamaan. Pada flazher mobil yang berkaki tiga itu tinggal sipasangkan untuk mengganti flazher yang lama. Hanya saja Anda perlu menambahkan saklar lagi untuk mengubah posisi on off sambungan lampu hazard.

Pada saat off, lampu sein berguna normal seperti biasa. Dan pada saat hazard on, maka keempat lampu sein akan menyala bersamaan sebagai kode bahaya dan kurangi kecepatan. Pemasangan flazher mobil ini tidak akan mengurangi kinerja kelistrikan motor, tidak juga berpengaruh pada aki dan lampu-lampu yang lainnya. Sehingga disarankan bagi anda yang memang hobi melakukan touring jauh untuk memasangkan lampu hazard pada motor anda.

Atau bagi anda yang tidak ingin merubah kondisi awal motor anda, anda bisa menambahkan perangkat lampu hazard eksternal yang ditambahkan sendiri, terpisah dari lampu sein. Pemasangan ini justru lebih mudah, namun lebih mahal, karena kita harus membeli perangkat utuh mulai dari lampu sein, kabel ,flazhernya, Dan juga ongkos pasangnya. Tapi demi keselamatan berkendara dan kenyamanan dalam perjalanan, maka direkomendasikan anda melengkapi motor touring anda dengan hazard lamp.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *