Fokus ke Perangkat Android, BlackBerry Tarik OS Sendiri




BlackBerry logo

Sepertinya nasib dari BlackBerry seperti telur diujung tanduk. Pada akhir-akhir ini perusahaan asal Kanada ini mengalami penurunan penjualan dengan produk barunya yaitu BlackBerry 10.

Dikutip dari techno.okezone.com, kematian dari BlackBerry 10 ini sepertinya sudah tinggal menunggu waktu saja. Pasalnya belum lama ini, perusahaan yang berasal dari Kanada tersebut mengumumkan mereka tak akan lagi membuat ponsel yang menggunakan sistem operasi kembangannya sendiri.

John Chen

CEO dari perusahaan BlackBErry (image : bloomberg.com)

Sebegai gantinya perusahaan tersebut, akan menjelma menjadi sebuah produsen utama perangkat Android dengan terfokus pada bisnis bukan handset konsumen.

Langkah yang diambil oleh pihak BlackBerry ini cukup berani, dan juga bukan lagi menjadi sebuah kejutan, lantaran Bos dari BlackBerry John Chen telah mengatakan hal ini pada sebelumnya.

Bahwa ini mengatakan pada beberapa kesempatan, ada kemungkinan untuk keluar dari bisnis handset bila mana bisnis tersebut tak lagi menghasilkan uang kepada perusahaan.

Chen juga berbicara pada The National pekan lalu, dia pun mengatakn bahwa perusahaan akan terfokus pada ponsel berbasis Android dengan tujuan menghasilkan smartphone Android yang paling aman untuk enterprise.

Dia pun memberikan keterangan untuk dua update software lebih untuk BlackBerry 10 sendiri dijadwalkan tahun ini serta tahun depan, ke udian perusahaan itu juga akan menilai kembali situasi berdasarkan tingkat keamanan dari software Android.

“Jika kami dapat membuat ponsel Android seaman seperti BlackBerry 10 maka hal itu akan sulit, akan tetapi kami dapat membuatnya maka dua line akan bergabung,” kata Chen. “Jika tidak, saya harus mencari jawaban lain kepada konsumen kami,” imbuh dia.

Laporan lain juga mempertegas alasan mengapa BlackBerry akan terfokus kepada ponsel berbasis Nadroid untuk bisnisnya.

“Kami adalah satu-satunya orang yang mengamankan Android, mengambil fitur keamanan dari BlackBerry serta membuatnya lebih terjangkau untuk pasar,” kata Chen.

Comments

comments