Enam Trik Menghemat Baterai “Smartphone”




baterai

Mungkin kebanyakan dari kita yang menggunakan smartphone merasa baterai kita cepat habis padahal kita tak menggunakan apapun. Walaupun sekarang ini perangkat smartphone yang telah beredar dipasaran telah dilengkapi dengan kapasitas baterai yang cukup besar.

Akan tetapi, masih ada resiko kehabisan baterai pada saat di tengah jalan masihlah cukup tinggi. Kehabisan daya baterai pada saat momen-momen penting adalah sauatu hal menyebalkan bagi kita.

aplikasi

Tutuplah aplikasi yang jarang digunakan agar menghemat daya baterai (image : diposkan.com)

Dikutip dari tekno.kompas.com, walaupun sebenarnya masih ada banyak banyak trik yang bisa kita lakukan agar dapat menghemat daya baterai kita. Berikut ini adalah beberapa cara mudah agar dapat menghemat daya baterai.

1.Matikan sinyal radio

Sering kali, smartphone kita dapat kehilangan sinyal di beberapa daerah tertentu. Hal tersebut dikarenakn menara pemancar sinyal yang berada jauh dari lokasi smartphone maupun trafiknya sedang full.

Apabila sinyal kita hilang maupun melemah, secara otomatis smartphone akan langsung terus mencari koneksi terbaik. Pencarian sinyal secara terus menerus akan menyebabkan daya baterai cepat habis.

Oleh karena itu, sabaiknya kita matikan saja sinyal radio, bila kita rasa benar-benar yakin tak akan mendapat sinyal dalam beberapa waktu tersebut. Yang biasanya, pilihan agar dapat mematikan sinyal radio ini terdapat pada menu ‘setting’ di smartphone kita.

Matikan juga Wi-Fi dan Bluetooth apabila kita tak menggunakannya. Kedua perangkat tersebut juga akan cepat menguras baterai.

2.Aktifkan Airplane Mode

Bila kita tak mau di buat repot dalam mangatur sinyal, kita dapat dengan mudah mematikan semua sinyal radi yang terdapat di smartphone hanya dengan sebuah mode, yakni Airplane Mode.

Dengan menyalakan Airplane Mode, secara otomatis semua sinyal radio, baik itu GSM, Wi-Fi, dan Bluetooth akan langsung dimatikan.

3.Matikan fitur getar (vibrate)

Terkadang fitur getar ini akan sangat membantu pada sat ada penggilan telepon maupun pesan masuk saat kita sedang rapat maupun di tempat lain yang membutuhkan ponsel dalam mode silent.

Walaupun begitu, sebenarnya fitur getaran ini juga membutuhkan daya baterai lebih bayak bila dibandingkan ringtone biasa. Berdasarkan fakta tersebut, sebaiknya kita matikan fitur getar pada smartphone, bila kita sedang membutukannya.

4.Menutup aplikasi yang jarang digunakan

Pasti kita ada aplikasi yang jarang dipakai. Seperti aplikasi pengecekan skor pertandingan sepak bola Livescor. Yang kemungkinan besar, aplikasi tersebut hanya akan dipakai satu kali seminggu pada saat ada pertandingan saja.

Untuk itu sebaiknya aplikasi yang jarang kita pakai itu kita tutup. Sebab, aplikasi tersebut akan tetap berjalan di background, meski kita tak melihatnya sepanjang satu minggu tersebut. Berjalan di backkground  itu berarti masih membutuhkan daya pemrosesan.

Sabaliknya, janganlah kita tutup aplikasi yang sering kita gunakan karana malah akan berpotensi memboroskan baterai. Pada saat sebuah aplikasi dimatikan, data-data program yang bersangkutan dihapus dari memori (RAM).

Sehingga ketika aplikasi itu kita panggil lagi, perangkat akan terpakasa “memanggil ulang” data-data yang diperlukan dan menyimpannya ke dalam RAM. Ini akan membutuhkan pemrosesan sistem.

Memang berjalan di background menyerap baterai, walaupun begitu tak akan sebesar saat pengguna menutup dan membuka sebuah aplikasi secara berulang.

5.Jangan “streaming”

Bila kita menginginkan menonton video maupun musik sebaiknya kita menyimpannya di media penyimpanan saja. Kurangilah streaming bila tak ingin baterai kita cepat habis.

Menonton video maupun mendengarkan musik lewat YouTube memang menyenangkan, akan tatapi hal ini akan “memaksa” sistem ponsel akan terus bekerja dan akhirnya membuat baterai cepat habis.

6.Redupkan layar

Semakin cerah tampilan layar, maka semakin cepat pula daya baterai cepat habis. Maka redupkan atau malah matikan layar apabila sedang tak digunakan.

Comments

comments