BlackBerry Kembali Tutup Kantor




Kantor Pusat BlackBerry di Kanada

Ditengah gempuran para kompetitornya nampaknya BlackBerry terus mengalami kemunduran finansial. Hal ini terjadi setelah BlackBerry mempertimbangkan untuk menutup kantornya yang berada di Swedia. Saat ini BlackBerry tengah membicarakannya dengan karyawan di negara tersebut.

Seperti dikutip dari KompasTekno dari TWSS, ada sekitar 100 karyawan yang apabila kantor BlackBerry ditutup mereka akan dirumahkan.

“Sembari mengejar rencana turnaround BlackBerry, kami juga fokus melakukan pengurangan karyawan global, termasuk penutupan kantor, termasuk kantor di Swedia,” kata juru bicara BlackBerry.

“Karena akan menentukan nasib sekitar 100-an karyawan, maka kami sedang membahasnya dengan serikat pekerja BlackBerry,” imbuhnya.

Jumlah karyawan Blackberry diseluruh dunia ada sekitar 7.000 orang, pengurangan massal ini dimulai sejak BlackBerry dibawah komando CEO yang baru John Chen. Pengurangan tersebut adalah salah satu strategi BlackBerry agar lebih fokus pada software and mobile development.

Seperti yang telah diketahui bahwa kantor di Swedia tersebut memproduksi gadget Blackberry 10 yang dijual pada tahun 2013 silam. Sistem operasi tersebut dinilai gagal meledak dipasaran karena kalah telak dari iOS dan Android. Hal ini berimbas pada semakin mengecilnya marketplace Blackberry yang sekarang bahkan tidak sampai 1% diseluruh dunia.

Achmad Yusron

Achmad Yusron

Mahasiswa Matematika Salah satu kampus di Yogyakarta, meskipun kuliah di Matematika ia memiliki ketertarikan serta pengetahuan yang cukup luas didunia teknologi dan informasi.

More Posts Website

Follow Me:
TwitterFacebookGoogle Plus

Comments

comments