Batu Ruang Angkasa Bergerak Cepat Ke Tata Surya Kita

Teknonisme.com – Pertama kalinya, tim NASA melihat adanya aktivitas sebuah batu ruang angkasa dari sistem tata surya lain, bergerak cepat berkeliaran di sistem tata surya kita.

Sebuah Asteroid tersebut bergerak sekitar 400 meter dengan kecepatan 27 mil per detik. Menurut NASA, selama berbulan-bulan, interloper antar bintang ini telah berkeliaran di sistem tata surya kita. Saat ini, pergerakan asteroid tersebut dikatakan bergerak lagi menuju galaksi lainnya.

Hal ini pertama kali dilihat pada 19 Oktober lalu, ketika seorang peneliti postdoctoral di University of Hawaii Institute for Astronomy menyaksikan sebuah benda kecil melintasi langit tata surya kita.

Peneliti tersebut awalnya melakukan survei terhadap benda langit di malam hari yang mendekati bumi, namun ia melihat benda misterius tersebut. Ia mengatakan, benda luar angkasa itu telah ia lihat sejak September. Batu ruang angkasa itu, dikatakannya, seraya mengikuti jalan setapak dengan cepat. Ia juga mengatakan, batu ruang angkasa tersebut nampaknya datang dari arah rasi Lyra.

Pada 2 September, batu ruang angkasa itu dikatakan melintasi pesawat berbentuk elips di dalam orbit Merkurius. Seminggu kemudian, batu tersebut mendekati matahari. Namun, batu tersebut ditarik oleh gravitasi Matahari hingga batu itu berbalik arah dan meluncur kembali di atas elips, berjarak 15 mil dari bumi pada 14 Oktober, dan saat ini menuju rasi Pegasus.

“Ini adalah orbit paling ekstrem yang pernah saya lihat,” ujar Davide Farnocchia, seorang ilmuwan dari NASA’s Center Near-Earth Object Studies, dalam sebuah rilis yang dilansir Richmond, Minggu (29/10).

Farnocchia menambahkan, “Benda tersebut berjalan sangat cepat dan seperti lintasan yang dapat kita yakini bahwa benda itu sedang dalam perjalanan keluar tata surya kita, dan tidak akan kembali.”

Sebelumnya, belum ada asteroid antar bintang yang melintasi tata surya kita dari tata surya lain. Untuk itu, International Astronomical Union tidak memiliki aturan dalam menamai objek luar angkasa tersebut. Sementara waktu ini, asteroid tersebut dinamai “A/2017 U1”.

 

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *