Aplikasi Narkoba Digital Ini Bisa Bikin Kamu Kecanduan




Kini publik tengah dihebohkan dengan hadirnya aplikasi smartphone yang menawarkan gelombang suara binaural. Suara binaural atau lebih sering disebut Binaural Beats merupakan dua frekuensi suara yang diperdengarkan lewat telinga kanan dan kiri. Jika telinga kanan distimulasi dengan frekuensi 500 hz, maka telinga kiri distimulasi dengan suara 510 hz. Dari sinilah otak pengguna akan melakukan respon dan menciptakan suara ketiga yang disebut Binaural Beats.

Aplikasi ini menawarkan beberapa tipe `takaran gelombang` yang bisa didengar, mulai dari dosis ganja, N,N-Dimethyltryptamine (DMT), Lysergic acid diethylamide (LSD), dan beberapa obat-obatan terlarang lainnya. Fungsi aplikasi ini awalnya hanyalah memberikan terapi lewat efek dari dosis suara untuk `memodifikasi` mood dan suasana hati penggunanya. Namun sayang sekali, banyak yang menyalahgunakan aplikasi tersebut dan dapat membuat pendengarnya berhalusinasi seperti mengkonsumsi narkoba.

Jika sebelumnya sempat diberitakan beredar sebuah aplikasi bernama I-Doser yang mampu menstimulasi otak dengan variasi gelombang suara binaural dan dapat membuat penggunanya ketagihan seperti menggunakan narkoba, kini ada aplikasi lainnya yang mirip dengan I-Doser. Seperti yang diketahui aplikasi I-Doser adalah aplikasi berbayar. Bebeda dengan beberapa aplikasi berikut yang dapat didownload secara cuma-cuma. Berikut 5 aplikasi serupa yang menghadirkan gelombang suara binaural.

Stereodose

Aplikasi Stereodose memiliki fitur serupa dengan I-Doser. Bedanya adalah, Stereodose dapat didownload secara cuma-cuma tanpa harus membayar terlebih dahulu untuk mendownloadnya. Aplikasi ini dinilai kontroversial karena blak-blakan menawarkan pilihan `sound drug` berupa weed (ganja), ekstasi, LSD, dan shrooms. Stereodose memungkinkan penggunanya memilih mood berdasarkan dari suara yang ingin didengar, seperti calm, trippy, fubar, dan rockstar.

HBX Binaural Player

Developer dari aplikasi HBX Binaural Player ini adalah Froggy Soft. HBX berkonsep dasar menawarkan hiburan bagi para penggunanya dengan memanfaatkan gelombang suara binaural yang dihadirkan.
Perbedaan dengan aplikasi lainnya adalah suara yang dihasilkan berbeda. Aplikasi ini justru lebih ingin `menenangkan` penggunanya dengan suara-suara yang dapat membuat efek kantuk dan tidak sadar. Terdapat beberapa preset suara, seperti Astral Projection, Lucid Dream, Quick Sleep, dan lain sebagainya.

Digital Trips

Aplikasi Digital Trips ini menawarkan suara binaural yang lebih absurd. Pengguna juga dapat memilih beberapa pilihan mood untuk didengar seperti madness, spider-tank, psychedelic, dan alone. Aplikasi ini juga menawarkan efek suara `tripping` lainnya seperti Brain Overclock, Brain Underclock, Acid Adventure, Tranquility, Black Sunshine, Energy Drink, dan Sleep.

Digital Highs

 

Digital Highs berasal dari developer Imperial Penguin. Aplikasi ini diklaim sebagai pesaing berat I-Doser. Aplikasi ini membuat penggunanya mendengarkan suara binaural lewat beberapa sesi yang waktunya telah diatur. Selain itu, masing-masing sesi telah ditentukan temanya, sehingga pengguna tak perlu lagi mencari jenis suara apa yang ingin didengar. Beberapa sesi yang sering digunakan antara lain Aura Cleanse, Body Numb, Carnal Plasure, Flower Power, Green Dreams, dan masih banyak lagi.

iStoner

 

 

iStoner memiliki fitur serupa dengan I-Doser dan Stereodose. Namun, aplikasi ini juga tak kalah kontroversialnya karena menghadirkan `sound drug` yang lebih beragam, seperti kokain, heroin, bahkan sampai suara binaural `multiple orgasm` dan viagra.

Apapun jenis aplikasinya, penyalahgunaan pada aplikasi gelombang suara binaural ini tentu akan memberikan efek buruk bagi diri sendiri. Berhati-hatilah dalam penggunaannya.

Ratih Pratisti

Ratih Pratisti

Editor, writer, traveller. Always search the answer of something that intriguing and write it down to article or another media that give knowledge to others.

More Posts Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedIn

Comments

comments